Selamat menikmati tulisan-tulisan hangat dari seorang remaja yang mencoba berfikir untuk menjadi lebih dewasa, tentang persoalan cinta, hidup&politik.
Cerita pendek
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Ada sebuah cerita pendek
Di malam yang gelap
Aku adalah bulan
Kamu adalah bumi,
Dan dia adalah bintang
Yang selalu kamu tunggu
Saat kamu terlelap Miris
jikalau suatu saat saya terpaksa menelan obat lagi tolong peringatkan saya tapi bukan hanya tentang haram tapi deras badai sore ini akan terbit pelangi setelahnya.
malam ini langit terbakar asap menghuru hara tidak asing saat dihirup sesaknya tidak lebih parah dari yang sebelumnya lampu-lampu kota jalanan menerangi malam yang gelap ku lihat warnanya, warna biru orang-orang itu berlalu lalang, berpergian dengan harapan baru sedang aku masih diam ditempat yang pilu ku lewati pergantian tahun ini sendiri dengan syair dan nyanyian patah hati aku tidak akan menulis cerita pada halaman baru karena belum ku tutup kisah pada halaman sebelumnya yang membuat rasa sakit itu kian tinggal lebih lama. af 1 jan 2025
Zahra, menepilah kemari, berteduhlah dari kejam dan lukanya dunia. Zahra, singgahlah disini, hatiku menanti waktu bunga berseri seri. Senyummu menari nari, seperti semesta yang tidak bisa dihindari. Aku berdoa untuk berani, menatap mata yang selalu berakhir jatuh hati. Zahra, duduklah disampingku, meski rikuh aku percaya, sabarku seluas buih lautan. Menangislah Zahra, atau tertawa sepuasmu. Bahuku adalah rumahmu, lekas kembali setelah belajar terbang diangkasa. Genggamlah iman dicakrawalamu, cinta akan menuntunmu kedalam sanubariku. Zahra, bagiku kamu adalah matahari, dan aku adalah nadi. Yang tidak pernah sampai untuk menyentuhmu, Zahra.
Comments
Post a Comment